Jangan Asal Pilih, Ini Hal yang Wajib Dicek Sebelum Beli Water Heater

Kebutuhan akan air panas di rumah kini bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi sudah menjadi bagian dari standar kenyamanan hunian modern. Aktivitas seperti mandi, mencuci peralatan dapur, hingga menjaga kebersihan bayi atau lansia sering kali membutuhkan suplai air panas yang stabil dan aman. Karena itu, pemilihan water heater rumah tangga tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

Di tengah banyaknya pilihan produk di pasaran, setiap rumah memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari kapasitas, sumber energi, hingga aspek keamanan. Kesalahan memilih perangkat pemanas air dapat berujung pada pemborosan listrik, performa yang tidak optimal, bahkan risiko keselamatan.

Untuk itulah, memahami faktor-faktor penting sebelum membeli water heater menjadi langkah yang penting agar produk yang dibeli benar-benar sesuai kebutuhan jangka panjang.

Mengapa Pemilihan Water Heater Perlu Pertimbangan Matang?

Water heater bekerja dengan sistem pemanasan yang berkaitan langsung dengan listrik, gas, atau tekanan air. Berdasarkan data dari International Energy Agency (IEA), pemanas air termasuk salah satu perangkat rumah tangga dengan konsumsi energi cukup besar apabila tidak dikelola dengan efisien. Artinya, pemilihan produk yang tepat akan berdampak langsung pada pengeluaran bulanan dan keamanan instalasi rumah.

Hal Teknis yang Wajib Dicek Sebelum Membeli

1. Kapasitas dan Kebutuhan Rumah

Kapasitas tangki perlu disesuaikan dengan jumlah penghuni dan kebiasaan penggunaan air panas. Rumah dengan satu hingga dua penghuni umumnya cukup menggunakan kapasitas kecil, sementara keluarga besar memerlukan tangki yang lebih besar agar suplai air panas tetap stabil.

  1. Teknanan Air yang Didukung (Low vs High Pressure)

Setiap water heater dirancang untuk bekerja pada rentang tekanan air tertentu. Low pressure cocok untuk rumah satu lantai dengan toren rendah. High pressure untuk rumah bertingkat dan shower modern. Tekanan tidak sesuai menyebabkan aliran lemah, suhu tidak stabil, dan komponen rusak

3. Sistem Keamanan

Aspek keamanan adalah faktor utama. Water heater idealnya dilengkapi dengan pengatur suhu otomatis, katup pengaman tekanan, dan sistem pemutus arus listrik. Fitur ini penting untuk mencegah risiko kecelakaan yang sering terjadi pada water heater berkualitas rendah.

4. Efisiensi Energi

Perhatikan label efisiensi energi yang biasanya disertakan oleh produsen. Produk dengan efisiensi tinggi membantu menekan konsumsi listrik atau gas tanpa mengurangi performa pemanasan air.

5. Kualitas Material dan Daya Tahan Produk

Tangki pemanas air sebaiknya terbuat dari material anti karat dan tahan tekanan tinggi. Berdasarkan laporan Consumer Reports, water heater dengan lapisan enamel khusus atau stainless steel cenderung memiliki usia pakai lebih panjang dan minim risiko kebocoran.

Selain itu, elemen pemanas yang berkualitas akan menjaga performa tetap stabil meski digunakan secara rutin dalam jangka waktu lama.

6. Instalasi dan Perawatan Jangka Panjang

Pemilihan produk yang tepat perlu diimbangi dengan instalasi profesional. Instalasi yang tidak sesuai standar dapat mengurangi umur pakai perangkat dan meningkatkan risiko kerusakan. Selain itu, perawatan berkala seperti pengecekan katup pengaman dan pembersihan tangki akan menjaga performa tetap optimal.

  1. Jenis Water Heater yang Perlu Diketahui

Setelah mengetahui hal-hal yang harus diketahui sebelum membeli water heater, Anda juga harus memahami jenis-jenis water heater yang cocok untuk kebutuhan. Berikut adalah jenis-jenis water heater yang perlu Anda ketahui.

1. Water Heater Listrik

Jenis ini paling umum digunakan di rumah perkotaan. Instalasinya relatif mudah dan cocok untuk rumah dengan daya listrik memadai. Namun, perlu diperhatikan konsumsi listrik dan sistem pengaman panas berlebih agar tetap aman digunakan sebagai water heater.

2. Water Heater Gas

Menggunakan gas LPG atau gas alam sebagai sumber panas. Kelebihannya terletak pada pemanasan yang cepat dan biaya operasional yang cenderung lebih hemat. Di sisi lain, instalasi harus dilakukan dengan sangat teliti untuk menghindari kebocoran gas.

3. Water Heater Tenaga Surya

Memanfaatkan energi matahari sebagai sumber panas utama. Jenis ini lebih ramah lingkungan dan efisien dalam jangka panjang. Namun, biaya awal pemasangan relatif lebih tinggi dan sangat bergantung pada kondisi cuaca.

Kini Anda sudah mengetahui bahwa memilih water heater bukan hanya soal harga, tetapi juga soal keamanan, efisiensi, dan kenyamanan jangka panjang. Rheem menawarkan berbagai pilihan pemanas air dengan teknologi andal, material berkualitas, serta standar keselamatan yang telah teruji. Berbagai produk dari Rheem dapat menjadi pilihan tepat untuk mendukung kebutuhan air panas secara aman dan optimal.