Mengenal Earlyvoting.net: Wacana Digitalisasi Pemilu, Apakah Indonesia Siap?

Meskipun secara resmi Pemilu akan diselenggarakan pada 2024, namun proses persiapannya sudah mulai bergulir. Wacana e-voting menggunakan Earlyvoting.net mengemuka sejalan dengan berbagai kelebihannya. Meluasnya perkembangan teknologi menjadi latar belakang mengapa pemungutan suara melalui internet mulai dipertimbangkan.

Mengenal Konsep Earlyvoting.net

Penerapan e-Voting adalah metode pemungutan suara yang melibatkan teknologi elektronik, seperti komputer atau ponsel pintar. Sistem ini menggantikan metode pemungutan suara konvensional yang menggunakan kertas suara. 

Terkait pelaksanaan Pemilu, e-voting menjadi perbincangan hangat karena akan meningkatkan efisiensi hingga aksesibilitas selama proses pemungutan suara. Selain itu, e-voting mampu menekan biaya terkait pelaksanaan pemilu. India menjadi salah satu negara yang melaksanakan Pemilu menggunakan metode ini.

Kelebihan dan Kekurangan e-Voting

Penerapan teknologi digital, seperti early voting 2024 memiliki manfaat untuk mewujudkan efektivitas dan efisiensi proses kontestasi politik. Walaupun usulan penggunaan e-voting mendapatkan tanggapan beragam, berikut ini kelebihan dan kekurangannya:

  • Kelebihan Digitalisasi Pemilu

Pada dasarnya, e-voting di Indonesia bukanlah hal baru, sebab sudah beberapa kali pemerintah menerapkannya, namun dalam skala kecil. Sistem e-voting ini pernah diterapkan pada pemilihan Kepala Dusun di Jembrana Bali tahun 2009. Berikut ini 9 kelebihan e-voting yang harus Anda pahami:

  • Perhitungan suara yang lebih cepat.
  • Hasil perhitungan suara lebih akurat.
  • Mengurangi pengeluaran untuk pengiriman suara.
  • Earlyvoting.net juga dapat tampil dalam beberapa bahasa.
  • Bisa memberi akses informasi tambahan dalam hal pemungutan suara.
  • Sistem ini mampu menghadirkan akses untuk individu dengan keterbatasan fisik.
  • Memungkinkan individu yang memiliki keterbatasan waktu saat mengakses TPS.
  • Mengawasi pihak yang tidak memiliki hak suara.

 

  • Kelemahan e-Voting

Selain memiliki segudang manfaat, e-voting ternyata juga memiliki kekurangan. Simak empat kekurangan early voting berikut ini:

  • Sistem digitalisasi pemilu dapat menghilangkan interaksi sosial warga.
  • Masalah operasional dan logistik pada daerah tertentu.
  • Merusak kredibilitas pemilu.
  • Menghilangkan proses perhitungan suara secara terbuka.

Sudah Siapkah Indonesia Melaksanakan Digitalisasi Pemilu?

Pemerintah, DPR serta penyelenggara Pemilu sudah mulai merapatkan rencana Pemilu 2024. Selain soal waktu pelaksanaan Pemilu, muncul juga wacana digitalisasi Pemilu menggunakan earlyvoting.net. Usulan digitalisasi Pemilu ini mencuat pada tahun 2022 lalu saat Rapat Koordinasi Digitalisasi Pemilu di Bali. 

Apakah Indonesia sudah siap melaksanakan digitalisasi Pemilu? Pada dasarnya untuk menjalankan digitalisasi Pemilu, Indonesia harus mempersiapkan dua hal, yaitu:

  • Kesiapan Sumber Daya Manusia

Untuk melaksanakan Pemilu tingkat daerah dan nasional membutuhkan kesiapan SDM, terutama masyarakat pemilih. Kemampuan pemilih memahami penggunaan alat untuk pemungutan suara berbasis teknologi harus terpenuhi. Pemilih harus melek teknologi dan internet.

  • Infrastruktur 

Untuk melaksanakan digitalisi pemilu menggunakan earlyvoting.net juga membutuhkan infrastruktur yang baik. Pemerintah harus menyediakan jaringan internet yang mendukung pelaksanaan digitalisasi Pemilu. Hingga saat ini, pemerintah melalui Kominfo terus bekerja meningkatkan persebaran jaringan internet ke seluruh pelosok Indonesia.

Mengingat banyak kelebihan digitalisasi pemilu, maka wacana penggunaan earlyvoting.net menjadi perbincangan. Pemerintah harus menyiapkan infrastruktur dan SDM untuk pelaksanaan Pemilu berbasis teknologi agar berjalan lancar. Saat ini, Kominfo telah menyiapkan jaringan internet di seluruh Indonesia.

Tinggalkan komentar