Kegiatan

 

Festival Kepemimpinan Perempuan dan Kongres Nasional V Koalisi Perempuan Indonesia untuk Mencapai SDGs FPL

23 April 2020
Penulis: Amron Hamdi

Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) gelar dua kegiatan besar awal tahun ini yaitu Festival Kepemimpinan Perempuan: “Perempuan & SDGs” dan Kongres Nasional V Koalisi Perempuan Indonesia yang telah berlangsung pada tanggal 20-23 Feb 2020 di Surabaya.

Dibuka oleh Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur dan dihadiri oleh Bintang Puspayoga, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, festival ini bertujuan untuk membumikan tujuan, sasaran dan indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) sehingga semua lapisan masyarakat terutama perempuan dapat memahami, merasa memiliki dan bisa berpartisipasi aktif dalam pencapaiannya. Dua kegiatan ini menghasilkan Piagam Sukolilo sebagai komitmen KPI untuk bekerja bersama mencapai tujuan SDGs serta terpilihnya Mike Verawati Tangka sebagai Sekretaris Jenderal KPI periode 2020-2025.

“Festival Kepemimpinan Perempuan dan SDGs ini merupakan wadah untuk menyusun strategi bersama dalam merespon beragam isu strategis yang berkaitan dengan pencapaian SDGs seperti penghapusan perkawinan anak, pendidikan sepanjang hayat, kesehatan perempuan, remaja dan anak, pemenuhan hak atas pangan dan keamanan, demokrasi dan perdamaian,” ungkap Sekjen KPI 2014-2019, Dian Kartikasari.

Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur dalam pidatonya menaruh harapan pada perempuan dari seluruh pelosok Indonesia untuk memberikan pemikiran dan masukan untuk meningkatkan keterampilan bagi perempuan khususnya di pedesaan.

“Kita seringkali temukan ketimpangan antara kota dan desa, akses perempuan di desa relatif terbatas. Bagaimana kita bisa menyentuh perempuan-perempuan di desa untuk membuka akses agar meningkatkan keterampilan, kesehatan dan kesejahteraan ekonominya.” ujar Khofifah. Dalam pidato kunci berjudul “Kepemimpinan Perempuan & Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan” Khofifah juga berpesan agar pemerintah, parlemen, masyarakat sipil dan media harus saling terkait programnya, saling bekerjasama untuk pencapaian SGDs.

Sejalan dengan Khofifah, Bintang Puspayoga dalam sambutannya menyoroti kepemimpinan perempuan. Bintang berharap semakin banyak perempuan yang mampu memimpin dari tingkat desa. Data KPPPA mencatat di tahun 2019, di Indonesia perempuan yang menjadi kepala desa hanya 5% dari 78.000 desa. Hanya 1 dari setiap 20 kepala desa adalah perempuan. “Sudah banyak ruang bagi perempuan untuk mengambil peran penting dalam kepemimpinan, tapi belum dimanfaatkan secara optimal karena kendala psikologis, kultural dan politik” kata Bintang.

Festival Kepemimpinan Perempuan: Perempuan & SDGs dihadiri oleh lebih dari 1.500 perempuan anggota KPI dari 1.100 desa di 205 kabupaten/kota yg tersebar di 20 provinsi. Ide, daya, dan harapan perempuan KPI di seluruh Indonesia, dituangkan dalam Piagam Sukolilo sebagai komitmen KPI untuk bekerja bersama mencapai tujuan SDGs.

Selamat bekerja pengurus nasional KPI periode 2020-2025!